RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Memiliki rumah adalah impian setiap orang, termasuk salah satu kebutuhan utama yang harus terpenuhi. Sayangnya setiap tahun harga rumah semakin meningkat, untuk rumah subsidi pemerintah yang terletak di pinggiran kota saja paling murah 150 juta rupiah. Karena banyak orang tak bisa membeli secara tunai, maka muncul program kredit yang bisa disesuaikan dengan kemampuan bayar. Orang-orang menyebutnya dengan KPR.

KPR atau Kredit Pemilikan Rumah terkadang menjadi beban yang cukup menguras tabungan. Apalagi saat kondisi ekonomi terguncang akibat pandemi, belum lagi harus banyak keperluan yang harus dipenuhi tentu semakin memberatkan. Kemungkinan besar membuat cicilan KPR terhambat. Kalau sudah tak bisa bayar cicilan KPR, apa yang harus dilakukan?

Anda tidak perlu khawatir rumah akan disita bank karena menunggak bayaran cicilan KPR. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut.

Solusi Kalau Tidak Sanggup Bayar KPR

Bagi Anda yang bermasalah dengan cicilan kredit rumah, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan, Mulai dari restrukturisasi cicilan KPR, menggunakan dana darurat, pindah bank, atau cari pekerjaan sampingan. Satu hal yang pasti, Anda tidak boleh lari dari hutang. Supaya lebih jelas akan kami uraikan dalam informasi berikut.

1. Restrukturisasi Cicilan KPR

Setiap orang pasti pernah mengalami masalah finansial. Apalagi saat pandemi, ada banyak orang yang di PHK bahkan sampai pemilik bisnis harus gulung tikar karena tak sanggup membiaya operasional. Meskipun demikian, tidak baik kalau menghindari dari hutang. Sikap ini malah akan membuat Anda dimasukan dalam daftar hitam. Katakan sejujurnya kepada pihak bank mengenai kondisi keuangan saat ini. Hutang tetap harus dibayar, bagaimanapun caranya.

Biasanya pihak bank akan memberikan solusi menguntungkan bagi kedua belah pihak. Misalnya menunda pembayaran bunga KPR, sehingga pihak nasabah hanya perlu membayar hutang pokok terlebih dahulu. Keringan dari bank bisa menjadi pertimbangan Anda untuk melanjutkan cicilan KPR. Sikapi masalah ini dengan bijak. Supaya lebih meyakinkan, serahkan bukti-bukti konkret terkait kondisi keuangan saat ini.

Jika mengalami kesulitan keuangan yang parah sampai tak mampu bayar cicilan KPR dalam waktu lama, silahkan informasikan ke pihak bank agar diberikan keringanan seperti:

  •       Penjadwalan ulang atau rescheduling waktu pembayaran terbaru sampai Anda sanggup membayar. Anda juga dapat meminta perpanjangan tenor. Tapi kalau sudah disetujui, bertanggung jawablah untuk menepati janji. Bayar sesuai dengan kesepakatan yang disetujui pihak bank, supaya terhindari dari denda bahkan penyitaan rumah.
  •       Permohonan disko bunga KPR serta denda keterlambatan. Permohonan ini tentu tidak langsung disetujui pihak bank karena bisa mempengaruhi keuntungan mereka, namun bukan berarti ditolak. Umumnya pihak bank akan melakukan survey dan mengkaji kondisi keuangan nasabah untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya.
  •       Melakukan penataan ulang terkait sisa KPR dan tunggakan yang harus dibayar. Anda dapat mengatur ulang nilai kredit, denda keterlambatan,suku bunga, ataupun tenor pembayaran KPR. Permohonan ini dapat dibicarakan secara baik dengan pihak bank. Silahkan bicarakan langsung atau via telepon.

2. Menggunakan Tabungan Darurat

Memanfaatkan dana darurat untuk membayar cicilan KPR bisa jadi solusi yang tepat. Tapi pastikan dulu kalau dana untuk kebutuhan sehari-hari masih tercukupi. Dana darurat yang digunakan sebaiknya tidak lebih dari 1-2 cicilan KPR, harus disisakan untuk keperluan lain. Jadi, ingatlah untuk selalu menyisihkan gaji untuk dana darurat. Karena hal inilah yang dapat menyelamatkan Anda saat kondisi genting.

3. Cari Pekerjaan Sampingan Sebagai Sumber Penghasilan Tambahan

Kalau sumber pendapatan utama berkurang, Anda dapat mencari penghasilan tambahan dari pekerjaan sampingan. Cara ini cukup membantu dalam melunasi cicilan KPR yang nunggak. Sudah banyak kok situs-situs online yang mencari pekerja lepas, Anda bisa mencoba salah satu diantaranya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Misalnya sehari-hari Anda bekerja sebagai desain grafis, maka di akhir pekan dapat menjadi fotografer pernikahan dan sebagainya. Selain pekerjaan sampingan, Anda dapat membuka usaha sendiri yang menghasilkan uang lebih banyak dari pekerjaan utama. Keuntungannya bisa membantu Anda melunasi cicilan KPR yang tersisa.

4. Belajar Mengatur Keuangan

Setiap orang mungkin pernah punya masalah keuangan bahkan sampai harus terlilit hutang yang menggunung. Jika mengalami masalah yang sama, maka sudah saatnya Anda belajar mengatur keuangan dengan lebih baik. Seperti saat menunggak bayar cicilan KPR, coba dicek rasio KPR dengan gaji. Apakah sesuai atau lebih dari rasio hutang yang sehat. Karena maksimal hutang yang harus dibayar itu tidak lebih dari 30% penghasilan per bulan.

Kalau lebih maka Anda harus mengambil tindakan secepatnya supaya penghasilan tak habis terpakai buat bayar cicilan KPR. Silahkan lakukan tips-tips di atas yang menjadi solusi tepat untuk Anda. Mulailah perbaiki gaya hidup, terutama yang berkaitan dengan pengeluaran. Jadi, tak perlu bingung lagi ya kalau tak bisa bayar cicilan KPR.