RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Sama-sama memiliki sistem “beli sekarang, bayar nanti”, baik PayLater dan kartu kredit memang menarik perhatian masyarakat. Terlebih lagi bagi masyarakat yang ingin belanja elektronik, di mana barang elektronik terbilang tidak murah. Lalu, lebih baik yang mana antara Paylater dan kartu kredit untuk belanja elektronik? Simak terus artikel ini. 

Perbedaan Paylater dan Kartu Kredit 

Jika memang Anda berniat ingin membeli barang elektronik dan ingin memilih pembayaran cicilan, maka sudah pasti bingung memilih mana antara kartu kredit atau paylater. Sebelum mengetahuinya, ada baiknya mengetahui perbedaannya terlebih dahulu: 

1. Pengajuan 

Paylater terbilang lebih praktis pengajuannya ketimbang dengan kartu kredit. Mengapa demikian? Karena hampir seluruh produk Paylater hanya perlu melakukan pengajuan dengan cara online dan hanya membutuhkan dokumen seperti KTP, SIM, NPWP atau BPJS. Pengajuannya pun diproses dengan waktu yang lebih singkat. 

Tidak seperti kartu kredit yang memakan waktu yang lebih lama karena bank harus melakukan verifikasi terlebih dahulu. Selain itu, pengajuan kartu kredit juga menggunakan beberapa dokumen selain identitas diri, seperti slip gaji, buku tabungan dan surat keterangan perusahaan. Jika dilihat dari poin ini, tentu saja Paylater memiliki keunggulannya sendiri. 

2. Bunga yang dibayarkan 

Namun, Anda perlu berhati-hati dalam urusan bunga antara Paylater dengan kartu kredit. Paylater ternyata mematok bunga yang lebih tinggi ketimbang kartu kredit. Untuk saat ini bunga maksimal kartu kredit menurut aturan yang berlaku maksimal 2%. 

Sedangkan untuk Paylater besarannya beragam tergantung marketplace mana yang dipilh, sebut saja Traveloka PayLater yang bunganya mulai dari 2,14% hingga 4% atau Shopee Paylater yang memiliki bunga sekitar 2,95%. 

3. Jangka waktu cicilan 

Karena pembayaran menggunakan metode cicilan, maka sudah pasti ada jangka waktu pembayaran yang diberlakukan. Untuk Paylater memiliki masa tenor yang terbilang singkat, di mana maksimal adalah 12 bulan. Bahkan ada beberapa paylater yang masa tenornya hanya sebulan ataupun 3 bulan. Sedangkan untuk kartu kredit masa tenor bisa mencapai 24 bulan atau 2 tahun. 

4. Jumlah pembayaran 

Keunggulan Paylater adalah tidak adanya biaya tahunan, berbeda dengan kartu kredit yang membebankan biaya tahunan yang terbilang tidak sedikit. Paylater hanya menerapkan biaya admin ataupun biaya keterlambatan pembayaran tagihan jika ada. 

Besarannya pun beragam tergantung dari e-commerce yang dipilih, sebut saja Gopay Paylater yang menerapkan biaya admin 15 ribu rupiah perbulan dengan biaya keterlambatan 2 ribu rupiah per hari. Sedangkan untuk kartu kredit biaya tahunan yang dikenakan mulai dari ratusan ribu hingga jutaan tergantung dari kebijakan bank dan kartu apa yang dipilih. 

Jika dilihat dari perbedaan tersebut, antara Paylater dan kartu kredit mempnyai keunggulan dan kekurangan masing-masing. Jika untuk belanja elektronik mana yang lebih baik antara paylater dan kartu kredit? Maka harus Anda lihat lagi sesuai kebutuhan. Karena sistemnya pembayaran yang dibelakang tentu saja sama saja dengan berhutang. Sehingga tidak peduli alat pembayaran apa yang digunakan, keduanya memiliki fungsi yang sama. Hal paling penting adalah Anda mengendalikan diri ketika ingin belanja elektronik.

Tips Sebelum Menggunakan Paylater atau Kartu Kredit 

Baik Paylater dan kartu kredit memang sangat praktis, tapi perlu diingat bahwa Anda harus tetap tahu untuk membatasi diri. Berikut ini adalah tips sebelum menggunakan kartu kredit ataupun Paylater: 

1. Jangan memiliki kartu kredit jika sudah punya Paylater 

Apabila Anda sudah mempunyai Paylater, ada baiknya Anda jangan mengajukan kartu kredit. Karena ini akan membuat keinginan berbelanja tidak terkontrol. Selain itu juga tagihan yang ditanggung juga bisa semakin besar. Jadi ada baiknya menghindari memiliki Paylater dan kartu kredit secara bersamaan. 

2. Perhatikan kebijakan dari Paylater dan kartu kredit 

Setiap Paylater dan kartu kredit juga memiliki aturan kebijakan yang berbeda-beda. Maka dari pada itu sangat penting sekali bagi Anda untuk memperhatikan hal tersebut. Pastikan bahwa Anda sudah memahami peraturan yang diberikan agar kedepannya bisa menggunakan Paylater dan kartu kredit dengan benar. Apabila memang Anda tidak mengerti bisa bertanya langsung ke customer service masing-masing produk. 

3. Pilih sesuai kebutuhan 

Sebelum Anda menggunakan Paylater ataupun kartu kredit, Anda harus melihat lagi apakah memang sangat dibutuhkan atau tidak. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bahwa keduanya adalah layanan hutang. Sehingga Anda benar-benar harus bijak dalam penggunaan keduanya. 

4. Hati-hati dengan peretasan 

Baik kartu kredit dan Paylater memiliki resiko besar terjadinya peretasan. Di mana kasus ini sudah tidak asing lagi, sudah banyak pengguna kartu kredit dan Paylater yang mengeluhkan bahwa mereka tidak merasa melakukan pembelian, namun ada tagihan yang masuk. Sehingga sangat penting sekali untuk menjaga akun kartu kredit dan juga Paylater Anda. 

Itulah penjelasan tentang lebih baik mana antara Paylater dan kartu kredit jika ingin belanja elektronik. Di mana kembali lagi, bahwa gunakan sesuai dengan kebutuhan dan jangan terlalu berlebihan ketikan ingin berbelanja.