RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Jangan Coba-coba, Ini Dia Daftar Kerugian yang Disebabkan Pinjol Ilegal

Di era serba digital seperti sekarang ini, semuanya bisa Anda lakukan secara online termasuk untuk mencari pinjaman. Namun, Anda harus tetap berhati-hati ketika memilih aplikasi pinjaman online. Carilah pinjol yang aman serta bisa terpercaya, supaya Anda tidak terjerumus dalam bunga mencekik yang mereka bebankan kepada nasabahnya.

Ada begitu banyak kasus, saat nasabah menjadi stress dengan bunga yang wajib dibayarkan ketika sudah masuk masa pembayaran. Saking besarnya bunga, membuat nasabah kadang kala mengambil jalan ekstrim untuk menghindarinya. Jahatnya pinjaman online itu, misalnya Anda meminjam 2 juta yang diterima hanya 1,8 juta dan harus dikembalikan 2,3 juta. 

Hal seperti ini sebenarnya bisa dilaporkan, karena termasuk kategori penipuan. Hanya saja, karena perusahaan tersebut tidak terdaftar pada OJK jadi pihak kepolisian cukup kesulitan untuk menyelesaikan kasus-kasus penipuan akibat pinjaman online ilegal. Sebab, tidak diketahui dimana lokasi dan data lainnya. Karenanya selalu dihimbau kepada masyarakat luas untuk tidak salah langkah.

Arti pinjaman online

Pinjaman online adalah financial technology atau lebih dikenal dengan fintech platform yang menjadi penyedia dana pinjaman guna dipinjamkan kepada yang akan mengajukan kredit. Pinjol sudah pasti menjadi fasilitator jasa keuangan yang beroperasi secara online. Dimana bagi yang sedang membutuhkan uang secara tunai bisa mengajukan dengan mudah tanpa harus bertemu petugas. 

Tidak sama dengan lembaga yang mengatur keuangan lain, dimana ketika Anda ingin mengajukan pinjaman harus mempersiapkan begitu banyak persyaratan. Namun, untuk syarat pinjol sendiri tentunya jauh lebih mudah dan tidak membutuhkan banyak berkas/ dokumen dan tanpa jaminan.

Ciri-ciri pinjaman online yang legal

Karena itu sebaiknya sebelum Anda melakukan pinjaman secara online, cari tahu terlebih dahulu tentang platform tersebut, bisakah dipercaya atau tidak. Lalu bagaimana caranya mengetahui jika aplikasi pinjaman itu aman dan legal? Simak ulasan berikut :

  • Pastikan bunganya tidak mencekik

Pinjaman legal akan memberikan bunga yang tidak melebihi satu persen per hari, bahkan ada beberapa hanya memberi bunga 0,16 persen per hari pada nasabahnya. Dimana bunga dengan besaran itu sudah menjadi ketentuan dan dianggap tidak akan membebani peminjam.

  • Pastikan perusahaan pinjaman tercatat dan diawasi OJK

Jika perusahaan pinjol tersebut adalah legal, biasanya Anda akan dengan mudah menemukan namanya dalam daftar pinjol resmi pada situs OJK. Jadi, bila ternyata setelah di periksa tidak ada, maka sudah pasti ilegal.

  • Pastikan perusahaan memiliki alamat dan website yang jelas

Periksa keaslian alamat yang dicantumkan pada aplikasi pinjaman tersebut, benarkah alamat yang diberikan memang ada kantor resminya atau tidak. Karena ini juga menjadi salah satu tanda apabila perusahaan pinjaman online tersebut legal.

Jangan Coba-coba, Ini Dia Daftar Kerugian yang Disebabkan Pinjol Ilegal

  • Mekanismenya  transparan

Setiap perusahaan pinjol diwajibkan agar transparan untuk hal perhitungan suku bunga, tenggat waktu pembayaran serta simulasi pembayaran, hal ini telah ditetapkan oleh OJK agar  pihak peminjam tahu berapa yang harus dibayarkan sesuai kemampuan mereka.

  • Memiliki nomor telepon yang terdaftar secara legal

Mempunyai nomor telepon resmi merupakan salah satu hal wajib untuk perusahaan termasuk pinjaman online. Karena itu pastikan aplikasi dari perusahaan tersebut memiliki nomor yang bisa dihubungi. Bukan nomor ponsel tetapi nomor dari perusahaan telkom dan terdaftar secara resmi.

  • Review dan kredibilitasnya bagus

Anda harus mencari tahu mengenai perusahaan pinjol tersebut, bagaimana kredibilitasnya dan apakah pernah ada berita jelek tentangnya. Karena bisa dipastikan bila perusahaan tersebut ilegal pasti akan mempunyai banyak komentar buruk.

Bahaya dari pinjaman online ilegal

Walau pinjaman online ilegal banyak digunakan sebagai pilihan, karena mudah dalam pengaplikasian serta pencairannya. Namun, tetap saja mempunyai dampak negatif yang besar pada nasabahnya, seperti beberapa hal berikut ini :

Suku bunga tinggi

Untuk suku bunga pada pinjol terbilang sangat tinggi, yaitu bisa mencapai 4% per harinya. Dimana 4% tersebut memang akan terlihat kecil apabila dibandingkan dengan 12-13% per tahun yang ditawarkan bank. Tentunya 4% jika dikalikan satu tahun, tagihan Anda akan sangat besar.

Biaya administrasi yang tinggi

Tidak hanya suku bunga yang tinggi, tetapi juga biaya administrasi yang tinggi untuk pinjaman. Jeanny mencontohkan, ada pinjaman yang membebankan biaya administrasi hingga 30 persen dari total pinjaman.

Jangka pendek

Pada umumnya, pemberi pinjaman memberikan pinjaman dengan jangka waktu pengembalian yang relatif singkat. Hal ini membuat peminjam begitu putus asa untuk segera mengembalikan dana pinjamannya.

Penggunaan dan pengungkapan informasi pribadi

Seorang pakar mengatakan bahwa perusahaan pemberi pinjaman ilegal umumnya memiliki akses tidak terbatas ke informasi pribadi peminjam. Contohnya mereka akan mengakses galeri, kontak bahkan hingga email. Hal inilah yang kerap terjadi pada nasabah.