RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Istilah investasi bodong pastinya sudah menjadi hal yang familiar di masyarakat sekalipun orang awam. Investasi bodong adalah sebuah kegiatan mengumpulkan dana dari para pendana yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan alasan akan dijadikan sebagai modal bisnis atau usaha. Padahal aktivitas yang dijanjikan tersebut belum terjamin keabsahannya (legal).

Ketika Anda terjerat dengan investasi jenis ini, maka yang akan didapatkan hanyalah kerugian besar. Sebab dana yang Anda berikan akan raib, karena uang tersebut dibawa kabur oleh para penipu.

Mayoritas penipuan investasi ini awalnya pasti akan mengiming-imingi keuntungan besar dan sebenarnya jika dipikir adalah sesuatu yang tidak masuk akal.

Bahkan, mereka tidak segan untuk memaksa para calon korban untuk mau mengikuti keinginannya dan menyerahkan modal dalam jumlah yang besar. Karena minimnya pengetahuan masyarakat terkait investasi, membuat oknum-oknum berkedok investasi ini menjadi semakin gencar mencari korban demi mendapatkan keuntungan pribadi.

Jenis Investasi Bodong

Jika Anda melihat bagaimana kerugian yang disebabkan oleh pelaku penipuan investasi ini, maka akan jauh lebih baik bila Anda mengenali apa saja ciri-ciri investasi bodong tersebut. Namun, sebelumnya mari kita cari tahu lebih dulu jenis dari investasi bodong yang banyak ditemukan :

  • Pendanaan online ilegal

Jenis pertama dan banyak ditemukan adalah investasi online tidak resmi (ilegal) yang mana kegiatan ini tidak memiliki izin resmi untuk beroperasi dari OJK. Jadi, ketika Anda diajak untuk berinvestasi melalui platform atau aplikasi online. Maka ada baiknya mencari tahu terlebih dahulu apakah nama dari perusahaan tercatat pada website milik OJK atau tidak.

  • Arisan bodong

Selanjutnya adalah arisan bodong, ini paling banyak ditemukan dan biasanya dilakukan melalui media sosial. Dimana si bandar akan mengumpulkan orang-orang yang bermain sosmed dan berasal dari berbagai kalangan.

Kemudian akan membuka slot-slot kosong dan para member wajib menyetorkan uang dengan nominal tertentu setiap bulan. Di awal, biasanya bandar terlihat menyakinkan karena akan melakukan prosedur pada umumnya, namun lama kelamaan mulai mencari alasan hingga akhirnya menghilang dengan uang member.

  • Koperasi Bodong

Kemudian yang terakhir ada koperasi bodong. Memiliki metode yang hampir arisan bodong, dimana pemilik akan mengumpulkan dana dari para nasabah yang tergiur untuk bergabung. Walau akhirnya nanti modal-modal tersebut dibawa kabur tanpa adanya tanda apapun. 

Ciri-Ciri Investasi Bodong

Bila Anda sudah mengetahui mengenai jenis-jenis dari investasi bodong, selanjutnya Anda harus tahu ciri-ciri dari investasi tersebut agar dapat menghindari dan tidak tertipu. Berikut adalah ciri-cirinya :

  • Keuntungannya tidak masuk akal

Ciri-ciri yang pertama adalah keuntungan yang mereka tawarkan tidak masuk akal. Tujuan seseorang ketika melakukan investasi, pastinya untuk memperoleh keuntungan yang tinggi, tetapi Anda harus tahu bila imbal hasil tersebut haruslah wajar dan masuk akal.

Ketahuilah bila perusahaan sekuritas legal selalu menjelaskan kepada para investornya mengenai keuntungan dari investasi yang dilakukan, dimana jika dilakukan dalam jangka panjang akan menghasilkan 15% hingga 20% saja. 

Perolehan tersebut barulah akan Anda rasakan setelah 5 tahun, namun ketika ada investasi yang menawarkan dengan hasil yang sama atau lebih besar dari 20% hanya dalam waktu singkat. Maka, Anda wajib untuk waspada serta mencurigainya.

  • Perizinannya bermasalah

Ciri-ciri selanjutnya dari investasi bodong adalah tidak adanya surat izin resmi atau legal yang dikeluarkan oleh lembaga resmi pemerintah seperti OJK. Ketika ditanyakan pun mereka pasti akan berkelit atau mengalihkan obrolan.

Karena itu, saat Anda mendapatkan tawaran investasi yang keuntungannya menggiurkan dan hanya dalam waktu singkat. Maka, segeralah mengeceknya pada website resmi milik OJK atau menanyakannya secara langsung lewat chat whatsapp mereka.

  • Penjualan ilegal

Ciri-ciri berikutnya adalah penjualan yang dilakukan tidak resmi dan jalurnya pun bukanlah yang seharusnya. Dimana bila investasi legal biasanya melakukan transaksi melalui instrumen dan jalur yang memang telah ditetapkan oleh aturan yang ada.

  • Diwajibkan mencari nasabah

Terakhir, investasi bodong biasanya akan memberikan syarat mutlak kepada nasabahnya, yaitu mencari downline. Iming-iming yang diberikan berupa keuntungan besar saat berhasil mengajak orang lain, semakin banyak yang direkrut komisi Anda akan menjadi lebih banyak.

Maka, bila Anda mendapati adanya tawaran seperti itu, segera tolak dan jangan sampai terjerat. Karena sudah dipastikan jika hal tersebut adalah investasi bodong, carilah investasi lain pada platform-platform resmi yang sudah mengantongi izin OJK.

Investasi yang sehat dan resmi, pengelolaan dananya biasanya diserahkan kepada MI atau Manajer Investasi. Dimana nantinya MI inilah yang akan mengelolanya dengan jelas serta transparan, MI ini sudah pasti merupakan pihak yang berkegiatan dalam pengawasan OJK.

Jadi, apabila investasi yang saat ini sedang Anda jalani atau ditawarkan tidak memiliki pengelolaan modal yang jelas serta transparan. Hal ini harus dicari tahu kebenarannya, khususnya kemana perginya modal yang telah atau akan disetorkan tersebut.