RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran non tunai yang sering digunakan masyarakat kita saat berbelanja. Diterbitkan oleh setiap bank dengan sistem pembayaran di belakang. Penggunaan kartu kredit memang lebih fleksibel, dapat meminimalisir tarik tunai, dan memudahkan segala transaksi. Tapi kalau sudah hilang pasti bikin panik, takutnya sih kalau disalahgunakan oleh orang lain.

Pastikan Anda menghindari masalah dan kerugian akibat kehilangan kartu kredit, ya. Kalau tidak ingin berurusan dengan tagihan yang membengkak di masa mendatang. Namun satu hal yang pasti Anda harus tetap tenang, berusaha untuk tidak panik supaya dapat mencari solusi untuk mengatasi kondisi tersebut.

Sesaat setelah menyadari kartu kredit hilang, pastikan untuk melakukan langkah pengamanan seperti pemblokiran. Namun sebelum itu, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Mengingat Kembali Posisi Terakhir Kartu Kredit

Jangan terburu-buru meminta kartu kredit diblokir, sebaiknya Anda periksa kembali hingga yakin. Karena bentuknya yang tipis, bisa jadi terselip di tempat-tempat yang tak terpikirkan. Maka dari itu, lakukan pengecekan kembali sebelum mengambil tindakan selanjutnya. Anda dapat mengingat kembali posisi terakhir kartu kredit diletakkan atau disimpan. Misalnya di tas, kantong celana, dompet, atau jackpot yang baru saja dipakai. Mungkin sebenarnya kartu kredit tidak hilang, tapi malah terselip di tempat-tempat tadi.

Supaya memudahkan Anda untuk mengingat kembali, berusahalah untuk tetap tenang dan berpikir jernih. Selain itu, Anda dapat mengecek transaksi terakhir dari kartu kredit. Pengecekan isa dilakukan dengan cepat dan mudah melalui layanan SMS banking. Cara ini akan lebih memudahkan Anda dalam mengingat posisi terakhir kartu kredit. Kalau dirasa tertinggal di supermarket atau restoran, Anda dapat segera menghubungi tempat yang bersangkutan. Kemudian menanyakan pada orang yang bertanggung jawab di situ.

2. Melacak Transaksi Kartu Kredit

Jika tidak ada transaksi yang terjadi, artinya kartu kredit Anda belum digunakan orang lain. Namun jika menemukan adanya transaksi yang tidak diketahui, sebaiknya langsung membuat laporan kehilangan ke pihak bank penerbit. Lebih cepat lebih baik agar transaksi bisa dibatalkan.

3. Melaporkan Kartu Kredit Hilang kepada Pihak Bank Penerbit

Jika cara diatas masih belum berhasil membuat Anda menemukan kartu kredit, maka segera laporkan masalah ini pada pihak bank yang menerbitkan kartu kredit tersebut. Sampaikan mengenai kondisi kehilangan yang dialami secara jelas dan detail agar dipahami pihak bank. Anda dapat menghubunginya via telepon, kemudian meminta pihak bank melakukan pemblokiran terhadap kartu kredit tersebut.

Pihak bank biasanya akan memulai proses pemblokiran dengan memberikan sejumlah pertanyaan terkait data diri pemilik kartu kredit. Dengan tujuan memastikan bahwa orang yang menelepon benar-benar pemilik kartu kredit yang hilang. Sebelum memulai, silahkan siapkan nomor kartu kredit Anda.

Saat memberikan informasi pastikan jelas dan lengkap agar mudah diproses pihak bank. Prosesnya cukup singkat, paling hanya butuh waktu selama 5-15 menit setelah pelaporan.

4. Lapor Pihak Berwajib Atas Kehilangan

Secepat mungkin Anda harus melaporkan kehilangan kartu kredit kepada pihak kepolisian terdekat setelah pemblokiran berhasil dilakukan pihak bank. Tujuannya adalah memperoleh surat kehilangan yang nantinya digunakan untuk keperluan penerbitan kartu kredit baru. Bawa dokumen ini saat Anda mengurus kartu kredit baru, sehingga pihak bank bisa segera memprosesnya. Saat membuat laporan, sampaikan kejadian yang dialami secara detail.

5. Pastikan Pihak Bank Sudah Memblokir Kartu Kredit yang Hilang

Anda harus memastikan ulang bahwa pihak bank sudah menutup akun kartu kredit yang hilang. Lakukan hal ini supaya mengurangi risiko masalah baru yang merugikan. Bagaimanapun juga, Anda tentu tidak mau disuruh membayar tagihan yang bukan dipakai sendiri, kan?

Lebih Berhati-hati Menjaga Kartu Kredit

Proses memblokir dan menerbitkan kartu kredit baru memang mudah, namun bukan berarti Anda bisa seenaknya lepas dari tanggung jawab. Menjaga keamanan kartu kredit merupakan hl wajib yang harus dilakukan para pemilik, supaya tidak terjadi hal-hal yang merugikan. Berikut ada beberapa cara mengantisipasi pembajakan kartu kredit atau ketika berpindah tangan ke pihak lain.

  •       Amankan informasi kartu kredit dan PIN. Untuk informasi lengkap, pastikan Anda tidak sengaja menyerahkan nama, nomor kartu, masa berlaku, hingga kode CVV pada kartu.
  •       Segera memblokir kartu kredit yang hilang. Memblokir kartu kredit dapat melindungi Anda dari berbagai tindak kejahatan.
  •       Mengaktifkan layanan notifikasi dari bank via SMS. Cara ini efektif mencegah pembajakan kartu kredit, karena Anda dapat memantau segala aktivitas secara lebih transparan. Kalau menemukan notifikasi transaksi yang janggal, segera hubungi pihak bank untuk memblokir kartu kredit tersebut.
  •       Menyimpan bon transaksi terbaru, baik fisik maupun yang dikirim dalam bentuk email.
  •       Lebih waspada saat melakukan transaksi, baik online maupun offline.

Nah, itulah beberapa hal penting yang harus segera dilakukan pada saat Anda kehilangan kartu kredit. Jangan panik dan bingung lagi, ya.