RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Kita sebagai manusia tidak akan dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Tetapi kita dapat membuat sebuah rencana dan melakukan semuanya sesuai dengan yang telah direncanakan, termasuk untuk urusan finansial. Anda harus memiliki dana simpanan, tujuannya untuk digunakan saat keadaan darurat yang menimpa diri sendiri atau anggota keluarga lainnya.

Fungsi dari dana darurat

Lalu adapun fungsi dari dana darurat ini untuk di masa yang akan datang, berikut ini adalah fungsinya: 

  • Kecelakaan atau sakit

Hal yang tidak dapat diprediksi adalah tentang kesehatan, serajin apapun Anda berolahraga atau sehati-hati apapun saat melakukan aktivitas. Bisa saja tiba-tiba jatuh sakit atau kecelakaan, tentunya akan membutuhkan dana lebih.

Disitulah peran dana darurat berfungsi. Walaupun Anda memiliki asuransi kesehatan, namun ada kalanya tidak dapat menanggung semua.  Misalnya harus dilakukan tindakan besar seperti operasi, terkadang asuransi atau BPJS hanya dapat menutup setengah biaya.

  • Memperbaiki aset atau barang

Dana darurat juga dapat digunakan untuk memperbaiki rumah, kendaraan ataupun barang lainnya yang memang membutuhkan uang dalam jumlah besar. Anda bisa menggunakan simpanan tersebut, karena sifat dari aset atau barang yang rusak adalah ‘dibutuhkan’ dan bukan konsumtif.

Anda tidak boleh menggunakan dana darurat untuk membeli sesuatu yang bersifat konsumtif. Maksudnya Anda tidak boleh tergiur membeli sebuah barang atau apapun, padahal sebenarnya masih memiliki benda yang sama dan masih berfungsi dengan baik.

Belajarlah untuk tidak mudah tergoda dengan iklan atau promo apapun. Karena jika Anda mudah termakan oleh iklan, dapat dipastikan jika Anda tidak akan bisa mengatur arus keuangan.

  • Ketika kehilangan pekerjaan

Fungsi selanjutnya dari dana darurat adalah ketika Anda kehilangan pekerjaan, entah karena di PHK, mengundurkan diri atau alasan lainnya. Setidaknya jika masih memiliki simpanan, Anda bisa bertahan hidup hingga menemukan pekerjaan lain.

Namun, jangan terlalu santai. Anda harus menghitung seberapa lama uang simpanan tersebut dapat menolong keseharian Anda selama belum mendapatkan pekerjaan pengganti. Anda harus segera mendapatkan kerjaan baru sebelum dana darurat tersebut habis.

  • Membayar tagihan

Terakhir, dana darurat boleh digunakan untuk membayar tagihan. Terkadang walau gaji sudah dibagi sesuai dengan kebutuhan di awal bulan, ada saja kendala lain yang membuat Anda terpaksa menggunakannya untuk hal tersebut.

Padahal masih ada beberapa tagihan yang belum dibayar, Anda boleh menggunakan dana darurat disaat seperti itu. Namun, perlu diingat untuk segera mengembalikan uang tersebut dan mulailah kembali mengatur arus keuangan Anda agar tidak berantakan.

Buatlah daftar tagihan diluar PLN, PDAM, atau iuran bulan yang memang wajib. Pastikan jika hutang-hutang tersebut tidak melebihi 30% dari total penghasilan bulanan Anda. Kurangilah hobi mencicil barang, bila memang masih mampu membayar secara kontan tidak perlu kredit. Jika barang dengan merek tersebut melebihi budget, sebaiknya Anda mencari barang yang sama namun beda brand.

Berapa jumlah yang harus disisihkan untuk dana darurat

Umumnya kebutuhan setiap orang pasti berbeda-beda,begitu pula tentang besaran dari dana darurat yang harus disisihkan. Namun, Anda dapat menjadikan hal berikut sebagai patokan, yaitu dengan menyisihkan uang untuk simpanan dengan rasio 3 (tiga) sampai 6 (enam) kali lebih besar dari pengeluaran per bulan.

Contohnya, jika dalam sebulan pengeluaran untuk kebutuhan rumah, listrik, air, tagihan dan lainnya adalah Rp. 1.500.000, jadi yang harus disisihkan minimal Rp. 1.500.000 x 3 = Rp 4.500.000 setiap bulannya untuk dana darurat. 

Mengapa harus menyisihkan untuk dana darurat sebanyak 3 (tiga) atau 6 (enam) kali lebih besar dari pengeluaran? Tujuannya supaya, ketika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terkena PHK. Anda masih dapat bertahan hidup setidaknya selama 3 (tiga) bulan kedepan. Namun, Anda juga dapat menyesuaikannya sesuai dengan kemampuan finansial.

Dimana sebaiknya menyimpan dana darurat

Anda dapat menyimpan dana darurat dimana saja dan dalam bentuk apapun sesuai dengan keinginan. Jika, ingin disimpan dalam jangka panjang, Anda dapat membuka tabungan deposito. Jangan pernah mencampur adukkan antara uang simpanan dengan uang untuk kebutuhan harian.

Bila Anda memiliki ketertarikan akan investasi, tidak ada salahnya untuk menggunakan dana darurat tersebut sebagai modal investasi. Tapi jangan lupa untuk mempelajari terlebih dahulu tentang hal tersebut, pilihlah investasi yang memiliki resiko rendah dan stabil, seperti emas atau properti.

Dana darurat memang memiliki kesan yang sepele, namun sebenarnya sangat penting. Bayangkan saja ketika Anda sedang berada di situasi terpojok dan diharuskan untuk mengeluarkan sejumlah uang, sedangkan Anda sama sekali tidak memiliki simpanan ditabungan. Ingin mencari pinjaman tapi waktunya terlalu mepet.

Nah, disitulah peranan sebenarnya dari dana darurat. Diharapkan setelah Anda membaca informasi ini, Anda dapat menyisihkan setidaknya 10% dari penghasilan bulanan tersebut. Mulailah menjadi lebih bijaksana dalam mengatur finansial pribadi. Apabila uang darurat itu terpakai, isi kembali agar nanti dapat digunakan lagi.