RollOgrady

Pinjaman dan Keuangan

Siapa pun pasti ingin memiliki rumah sendiri. Namun sayangnya, sekarang ini harga properti dari tahun ke tahun kian naik, baik tanah, rumah, maupun apartemen. Kenaikan tersebut memang diikuti juga dengan naiknya rata-rata pendapatan masyarakat Indonesia. Akan tetapi tetap tidak sebanding dengan nilai properti yang besarnya berkali lipat dari gaji bulanan.

Impian untuk memiliki rumah sendiri pun menjadi hal yang sulit diwujudkan. Itulah sebabnya dari pemerintah dan beberapa lembaga keuangan seperti bank menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Fasilitas ini akan memudahkan kamu untuk bisa mewujudkan keinginanmu memiliki rumah.

Namun mengingat cicilan KPR ini akan menjadi tanggunganmu selama beberapa tahun ke depan (minimal 15 tahun), maka kamu harus bisa mengelola keuangan dengan tepat. Dengan begitu, pembayaran cicilan bisa lancar hingga lunas serta tidak mengganggu anggaran pengeluaran lainnya. 

5 Tips Kelola Keuangan Selagi Ada Cicilan KPR

Untuk kamu yang dalam waktu dekat ini akan membeli rumah dengan KPR, simak tips di bawah ini agar kamu bisa mengelola keuangan setiap bulannya dengan baik.

  • Sesuaikan Anggaran Pengeluaran 

Jika kamu sudah memiliki anggaran bulanan sebelumnya, maka buatlah anggaran yang baru. Mengingat pengeluaranmu akan bertambah untuk membayar cicilan KPR setiap bulannya. Sehingga kamu harus menyesuaikan dengan kebutuhan lainnya.

Prioritaskan KPR terlebih dahulu, setelah itu buat pos-pos anggaran untuk kebutuhan pokok seperti biaya makan, transportasi, listrik, air dan lain-lain. Evaluasi lagi pengeluaran apa saja yang bisa dihilangkan untuk digantikan dengan anggaran cicilan rumah.

Buat anggaran yang sesuai dengan kemampuan finansialmu. Jangan sampai besar pasak daripada tiang, pengeluaranmu tidak boleh melebihi pemasukan. 

  • Sudahi Utang Konsumtif

Digitalisasi di era sekarang ini ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi kamu dimudahkan dengan berbagai inovasi yang ditawarkan. Namun disisi lain, kemudahan tersebut justru bisa berdampak buruk.

Kartu kredit, pinjaman online hingga fitur pay later adalah hasil dari kecanggihan teknologi. Apapun bisa kamu beli dengan mudah dan cepat melalui cara-cara tersebut. 

Tidaklah masalah jika kamu ingin sesekali menggunakannya namun sebaiknya bukan untuk utang konsumtif. Membeli barang-barang yang tidak begitu penting seperti baju branded, gadget keluaran terbaru ataupun membayar makanan mahal dengan berutang. Utang konsumtif akan sangat mengganggu kondisi keuanganmu karena untuk membayar cicilan KPR saja sudah cukup berat. 

  • Manfaatkan Fitur Auto Debit

Cicilan KPR harus dibayarkan secara tepat waktu agar kamu tidak dikenai bunga dan denda keterlambatan. Meskipun nominalnya tidak besar, biaya-biaya tersebut hanya akan menambah beban pengeluaranmu setiap bulan. 

Sebagai langkah antisipasi, kamu bisa manfaatkan fitur Auto Debit yang memungkinkan untuk membayar cicilan KPR sebelum tanggal jatuh tempo atau tepat waktu.   

  • Siapkan Dana Tambahan

Hal berikutnya yang tak boleh kamu lewatkan yaitu menyiapkan dana tambahan. Perlu kamu ketahui bahwa bunga KPR sangat mungkin naik secara bertahap per tahun atau hanya dalam waktu beberapa bulan saja. 

Meski ada beberapa bank yang menerapkan bunga flat, namun kamu tetap harus mengantisipasi risiko tersebut. Cara yang paling efektif yaitu dengan menyiapkan dana tambahan atau cadangan. Kamu bisa mulai menabung secara rutin atau mencari sumber penghasilan lain. 

Sehingga jika sewaktu-waktu bunga KPR naik, kamu bisa membayar cicilan KPR per bulannya tanpa harus mengurangi anggaran pengeluaran lainnya.  

  • Sesuaikan Cicilan KPR dengan Biaya Pemeliharaan

Setiap rumah atau bangunan lainnya pasti membutuhkan perawatan dan pemeliharaan. Karena bukan hal yang mengherankan lagi jika di setiap rumah akan mengalami kerusakan atau minimal dirawat agar tampak lebih indah.

Biaya pemeliharaan tidaklah sedikit, maka dari itu penting untuk kamu menyesuaikannya dengan cicilan KPR. Utamakan dahulu untuk hal-hal yang sifatnya mendesak, misalkan saluran air mampet, atap bocor, dan perbaikan darurat lainnya.

Jangan terlalu fokus untuk membuat penampilan rumah menjadi semakin indah dan menarik. Misalnya, mengganti cat warna dinding dan keramik, menambah taman depan rumah, dan pemeliharaan lainnya yang tidak terlalu mendesak. 

  • Hindari Bayar Cicilan dengan Berutang

KPR termasuk sebuah kewajiban atau utang yang harus dibayarkan secara rutin. Dengan kata lain, kamu akan membayar utang selama belasan tahun hingga puluhan tahun ke depan. Nah, salah besar jika kamu membayar cicilan KPR dengan uang pinjaman yang kamu peroleh dari berbagai sumber seperti bank, pinjaman online, atau kerabat dekat.

Hal tersebut justru akan sangat membahayakan kondisi keuanganmu di masa depan nanti. Kamu memang bisa melunasi KPR tepat waktu, namun bagaimana dengan utang lainnya yang digunakan untuk membayar cicilan selama ini ? 

KPR memang menjadi solusi alternatif, terutama bagi kalangan menengah ke bawah yang segera ingin memiliki rumah. Namun pastikan kamu bisa mengelola keuanganmu dengan baik agar cicilan bisa berjalan lancar. Semoga cara di atas bisa menjadikan inspirasi untuk kamu yang akan kredit rumah.